in

Polda Jateng Siap Tindak Ormas Pelaku Sweeping saat Ramadan

Penindakan terhadap tukang sweeping perlu demi menjaga kondusivitas Jawa Tengah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan terkait operasi sweeping ramadan
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Polda Jawa Tengah siap menindak tegas organisasi masyarakat (ormas) atau orang yang melakukan razia atau sweeping selama bulan puasa. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada 10 Maret hingga 9 April.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, penindakan perlu demi menjaga kondusivitas Jawa Tengah. Sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri secara khusyuk dan aman.

“Tidak ada kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan penegakan hukum seperti razia dan sebagainya. Berdasarkan amanat undang-undang, kewenangan seperti itu ada di institusi kepolisian,” papar Kapolda, Senin (4/3/2024).

Sisi lain, Polda Jateng bakal menggelar Operasi Pekat pada 6–25 Maret 2024 untuk menindak berbagai jenis penyakit masyarakat seperti kebiasaan meminum minuman keras dan membuat keonaran.

Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi terkait jam operasi tempat hiburan malam. Para Kapolres jajaran sudah diperintah untuk merapatkan hal tersebut dengan stakeholder di daerah.

“Penentuan pengaturan jam operasi tempat hiburan malam saat Ramadan, diatur oleh masing-masing kota dan kabupaten,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, polisi siap mengamankan keputusan yang sudah dibuat di masing-masing daerah dan bekerja sama dengan satuan pamong praja, sesuai dengan tupoksinya. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar