in

Perkuat Sinergi Konservasi Laut, PLN Icon Plus Gelar Program TERANG LAUT di Karimunjawa

JEPARA (jatengtoday.com) — Menjaga kelestarian ekosistem laut bukanlah tugas satu pihak semata, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, pengelola kawasan konservasi, hingga masyarakat.

​Berangkat dari semangat tersebut, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menghadirkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TERANG LAUT (Terumbu Karang Lestari untuk Laut Berkelanjutan) di kawasan Taman Nasional Karimunjawa.

​Program ini menjadi wujud kolaborasi nyata untuk memulihkan ekosistem terumbu karang sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan laut Indonesia yang kaya akan biodiversitas.

​Kolaborasi Teknik Biorock dan Web Spider

​Menghadapi tantangan perubahan iklim, peningkatan suhu laut, serta tekanan pada ekosistem pesisir, PLN Icon Plus menggandeng Balai Taman Nasional Karimunjawa untuk memulihkan kawasan konservasi tersebut.

​Rehabilitasi dilakukan dengan menggunakan kombinasi dua metode transplantasi modern:

  • Metode Biorock: Mempercepat pembentukan struktur karang secara alami.
  • Metode Web Spider: Membantu menstabilkan media tanam bagi bibit karang baru.

​Sinergi kedua pihak tidak hanya terbatas pada eksekusi transplantasi, tetapi juga mencakup seluruh alur konservasi—mulai dari perencanaan awal, penentuan titik lokasi, pendampingan teknis, hingga pemantauan berkala.

​”Keberlanjutan tidak pernah lahir dari satu institusi. Dibutuhkan sinergi yang saling menguatkan antara pemerintah, dunia usaha, pengelola kawasan, hingga masyarakat,” tegas Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra.

 

​Sentuh Sisi Sosial Lewat Bantuan Wilayah 3T

​Selain fokus pada ekosistem bawah laut, Program TERANG LAUT turut membawa dampak sosial dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) Karimunjawa.

​Langkah ini memastikan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

​Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Widyastuti, S.H., M.Hum., mengapresiasi keterlibatan PLN Icon Plus dalam menjaga kawasan konservasi nasional.

​”Kehadiran PLN Icon Plus melalui Program TERANG LAUT menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkuat upaya rehabilitasi ekosistem laut,” ujar Widyastuti.

 

​Komitmen Iconnectivity for Green

​Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan senantiasa diarahkan untuk menciptakan nilai keberlanjutan (shared value) bagi lingkungan dan masyarakat.

​”Melalui semangat Iconnectivity for Green, kami ingin memastikan bahwa teknologi tidak hanya menghubungkan manusia melalui jaringan digital, tetapi juga mempertemukan berbagai pihak untuk melahirkan inovasi, kepedulian, dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan,” pungkas Chipta.

 

​Melalui Program TERANG LAUT, PLN Icon Plus membuktikan bahwa kombinasi antara inovasi teknologi, komitmen sosial, serta kolaborasi lintas sektor mampu menjadi fondasi penting bagi masa depan laut Indonesia yang lebih lestari. (*)