in

Pencarian Hari Ketiga, Mahasiswi yang Hilang di Laut Selatan Belum Ditemukan

KEBUMEN (jatengtoday.com) – Keberadaan Ika Listiyani (20), mahasiswi Universitas Harapan Bangsa Purwokerto yang hilang di Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, belum ditemukan. Senin (14/9/2020) upaya pencarian Tim SAR Gabungan yang memasuki hari ketiga kembali diteruskan.

Tim kembali memulai operasi pencarian terhadap warga Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, sejak pukul 08.00 WIB. “Kami memperluas pencarian memasuki hari ketiga,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, I Nyoman Sidakarya.

Pada pencarian ini pihaknya membagi tiga tim. Yakni untuk SAR Rescue Unit (SRU) 1 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah timur kurang lebih satu kilometer hingga di sekitar tebing Pedalen Pasir Kebumen. SRU 2 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah barat kurang lebih empat kilometer hingga Pantai Karang Pakis Cilacap.

“Sedangkan untuk SRU 3 melakukan penyisiran menggunakan Perahu Jukung Katir sejauh 3 Nautical Mile,” terangnya.

Insiden bermula pada Sabtu (12/9/2020), sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban bersama saksi, Ashar (26), warga Kroya RT 12 RW 06, terlebih dahulu bertemu di daerah Sampang Kabupaten Cilacap. Selanjutnya, mereka berangkat ke Pantai Logending dengan mengendarai motor korban.

“Kurang lebih pukul 09.30 WIB, korban bermain di bibir pantai untuk bermaksud swafoto atau foto selfie. Namun korban tidak menyadari ombak datang menghantam tubuh korban hingga tenggelam,” ungkap Nyoman.

Mendapati kejadian tersebut, saksi panik dan meminta pertolongan warga sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib, diteruskan ke kantor Basarnas Cilacap.

Selain melakukan pencarian mahasiswi yang hilang di Pantai Logending, dalam waktu bersamaan pihaknya juga menerjunkan tim untuk melakukan pencarian seorang nelayan yang hilang tenggelam di Perairan Jati Kontal Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. “Hingga saat ini proses pencarian telah memasuki hari ketujuh. Ini pencarian hari terakhir. Apabila korban tidak ditemukan, operasi SAR akan ditutup dan dilanjutkan pemantauan,” ujarnya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto