in

Pemilihan Rektor Unnes Periode 2022-2026 Diwarnai Aksi Mahasiswa

Mahasiswa menggelar teatrikal sarkas bertajuk “permilihan rektor versi mahasiswa”.

Mahasiswa Unnes menggelar aksi bersamaan dengan acara pemilihan rektor Unnes periode 2022--2026. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pemilihan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) periode jabatan 2022-2026 diwarnai dengan aksi demonstrasi mahasiswa.

Pemilihan dan penetapan Rektor Unnes digelar di Ruang Senat Gedung Rektorat Unnes, Rabu (22/6/2022). Sementara aksi berlangsung di depan gedung rektorat.

Mahasiswa menggelar teatrikal sarkas bertajuk “pemilihan rektor versi mahasiswa”, membentangkan spanduk, dan orasi mempertanyakan komitmen dan kompetensi calon rektor selama satu periode ke depan.

Mereka juga menyerahkan hasil kajian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Unnes 2022 dan menuntut rektor lama beserta rektor terpilih untuk menyelesaikan 19 masalah di kampus konservasi tersebut.

Perwakilan mahasiswa, Arif Afrullah mengungkapkan, tuntutan tersebut antara lain mendesak kampus mencabut gelar honoris causa bermasalah; mendesak untuk membuka proses penyelidikan dugaan korupsi di LP2M Unnes.

Selain itu, mahasiswa mendesak penghapusan komersialisasi sarana dan prasarana kampus; menuntut pelibatan perwakilan mahasiswa dalam penentuan UKT/SPI.

“Menuntut kampus untuk meninjau ulang (perubahan status menjadi) PTN-BH (perguruan tinggi negeri berbadan hukum) dan memastikan kebijakan kampus selalu berpihak pada mahasiswa,” tuntutnya.

Sebagai informasi, dalam pemilihan Rektor Unnes periode 2022–2026 tersebut Prof. Dr. S. Martono, M.Si., meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara senat dan suara dari menteri.

Prof Martono memperoleh 87 suara; Dr. Amir, S.Pd. M.Si., memperoleh 6 suara; dan Dr. dr. Mahalul Azam, M.Kes., 5 suara.

Kemenangan Prof Martono sudah tidak mengejutkan. Pasalnya, saat masih tahap pemilihan bakal calon, ia sudah menang telak dibanding enam kandidat lain. (*) 

editor: abdul mughis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.