in

Pelayanan Publik Malam Hari, Warga Bisa Sembari Nonton Film

Pelayanan masyarakat pada malam hari memberikan kesempatan bagi warga yang pada siang hari sibuk bekerja.

Petugas Kecamatan Gajahmungkur Semarang membuka pelayanan masyarakat akhir pekan dan malam hari.

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pelayanan masyarakat di wilayah Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang ini cukup menarik. Pemerintah setempat menginisiasi pelayanan publik di akhir pekan dan malam hari.

Pelayanan masyarakat yang biasanya dilayani di kantor kecamatan, kali ini bergeser di ruang publik seperti di Taman Sudirman. Warga bisa mengurus berbagai keperluan, mulai dari administrasi kependudukan, perekaman e-KTP, cetak e-KTP, pendaftaran Kartu Keluarga (KK), Akta Lahir, dan pendaftaran pindah, hingga pengurusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Terlebih unik, pelayanan tersebut bisa sembari menonton film karya komunitas Sineas Muda Semarang.

“Bulan ini kami mencoba memindah lokasi pelayanan publik akhir pekan dan malam hari ke area publik yaitu Taman Sudirman. Alhamdulillah, disambut baik oleh masyarakat,” kata Camat Gajahmungkur Ade Bhakti, Senin (8/8/2022).

Tujuannya, pemohon pelayanan publik agar bisa lebih banyak karena lokasi pelayanan di area publik berada di jalur padat. Selain itu, pelayanan masyarakat pada malam hari memberikan kesempatan bagi warga yang pada siang hari sibuk bekerja.

“Kami juga sosialisasi dan memberikan infomasi atau pengumuman kepada masyarakat jauh-jauh hari,” katanya.

Selama 2022 ini, pelayanan akhir pekan dan malam hari selama 5 kali. Yakni 7 Mei, 4 Juni, 2 Juli, dan 6 Agustus.

“Setelah kami pindah ke Taman Sudirman, pemohon pelayanan naik drastis menjadi 432 orang. Sebelumnya pada 7 Mei hanya 69 orang, pada 4 Juni 122 orang, dan 2 Juli hanya 66 orang,” katanya.

Dari 432 pelayanan itu, terbanyak adalah pemohon pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) sebanyak 168 orang, terdiri dari perekaman KTP, cetak KTP, pendaftaran KK, Akta Lahir, dan pendaftaran pindah.

“Jumlah transaksi UMKM mencapai Rp. 6.245.000, jauh di atas sebelum-sebelumnya yang hanya di angka 500 ribuan. Begitu pula pelayanan PBB yang pada 6 Agustus ini juga meningkat menjadi Rp 17.204.255 daripada sebelumnya yang tidak pernah lebih dari Rp 7 juta,” terang dia.

Dalam pelayanan publik tersebut, pihaknya juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya adalah Sineas Muda Semarang.

“Mereka menayangkan film-film karya anak-anak muda semarang yang berhasil menjuarai berbagai festival film nasional,” ujarnya.

BACA JUGA: Mal Pelayanan Publik Mangkang Jadi Solusi Birokrasi Berbelit-belit

Menurutnya, pelayanan di area publik malam hari seperti di taman ini menjadi salah satu upaya memaksimalkan pelayanan masyarakat.

“Adanya publikasi yang dilakukan jauh-jauh hari, masyarakat bisa mempersiapkan waktu pada tanggal tersebut akan mengurus pelayanan yang mereka butuhkan,” katanya.

Pelayanan akhir pekan ini, lanjut Ade, masih ada satu kali lagi yang akan dilaksanakan pada 3 September 2022. “Berbarengan dengan kegiatan lomba lari obor tingkat kecamatan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.