in

NASA Kirimkan Teleskop Webb untuk Lihat Bumi 100 Juta Tahun Setelah Big Bang

Ilustrasi teleskop Webb yang diluncurkan Nasa untuk melihat Bumi 100 juta tahun setelah peristiwa Big Bang. (pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) – NASA kembali meluncurkan telskop ke luar angkasa untuk memantau kondisi Bumi.

Alat bernama James Webb Space Telescope ini merupakan perkembangan dari pendahuluya, Hubble yang telah mengorbit dari jarak 340 mil dan melewati bayangan Bumi setiap 90 menit.

Teleskop ini dinamai James Webb, diambil dari salah seorang yang pernah mengawasi NASA pada tahun 1960an.

NASA mengklaim, teleskop Webb yang diluncurkan dengan roket dari lepas pantai di Amerika Latin, Sabtu (25/12/2021) kemarin ini punya sensisifitas 100 kali dibanding Hubble.

Teleskop James Webb akan berada di luar angkasa selama dua minggu, ia akan mencapai titiknya di orbit matahari berjarak 1 juta mil dari bumi, sekitar empat kali lebih jauh dari bulan.

Jalur orbit teleskop Webb akan sejalan dengan bumi sehingga teleskop dan bumi akan berbarengan mengitari matahari.

100 Tahun Setelah Big Bang

Teleskop James Webb digandag-gadang bisa menampilkan sekilas bagian bumi yang sebelumnya belum bisa terlihat, berusia sekitar 100 juta tahun setelah peristiwa ledakan Big Bang.

Peristiwa Big Bang yang dipercaya merupakan titik lahir tata surya ini diperkirakan terjadi 13,8 miliar tahun yang lalu.

Penglihatan teleskop Hubble bisa mencapai 400 juta tahun setelah Big Bang, periode pertama tidak lama setelah galaksi terbentuk, ketika gugusan bintang dan gas baru terbentuk.

Teleskop Webb bisa melihat objek tersebut secara lebih terperinci, termasuk juga tanda-tanda samar galaksi pada periode awal.

Perangkat ini juga dilengkapi instrument untuk meneliti potensi atmosfer yang bisa mendukung kehidupan di sekitar planet ekstrasurya (exoplanet) yang baru didokumentasikan. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.