in

Museum Virtual Kota Lama Bakal Dilengkapi Gardu Pandang

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pembangunan Museum Kota Lama Bubakan Semarang saat ini mencapai progres 80 persen. Museum tersebut didesain sebagai museum virtual tentang perjalanan sejarah Kota Semarang.

Terdapat pula gardu pandang yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melihat pemandangan Kota Lama dari atas. Selain itu, juga terdapat kolam air untuk bermain anak.

“Ini menjadi salah satu program prioritas pembangunan di Kota Semarang, harus berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Ditargetkan selesai Desember 2020. Progres saat ini 80 persen,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, sebelum menikmati masa cuti untuk mengikuti Pilwalkot 2020, Jumat (25/9/2020).

Pihaknya mengaku optimistis proyek pembangunan Museum Bubakan akan selesai tepat waktu. Sehingga proyek yang dibiayai oleh pemerintah pusat ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat dan menambah destinasi baru di Kota Lama.

“Dilakukan berbagai pembenahan, rumah pompa, polder, kolam keceh untuk anak, museum dan gardu pandang,” katanya.

Menurut dia, progres pembangunan ini berjalan dengan baik. Dengan dilakukannya revitalisasi dan berbagai pembenahan, dia berharap Kawasan Kota Lama Semarang semakin bersih. Secara otomatis akan mendukung iklim pariwisata di Kota Semarang.

“Jika pariwisata berkembang, maka akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Hendi, pada 2021 telah dianggarkan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang untuk pengisian ruangan museum.  “Nantinya Museum Bubakan ini didesain sebagai museum virtual yang memuat berbagai sejarah perjalanan Kota Lama Semarang,” katanya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto