in

Metode Belajar Singkat, dengan Hasil Seperti Para Jenius

Terapkan “metalearning”. Temukan: konsep, fakta, dan prosedur. Hasilnya: belajar otodidak, cepat, dan tidak terlupakan.

Konsep “metalearning” ada di buku Scott Young berjudul Ultralearning.

Ini pintasan tercepat untuk belajar, di mana kita menentukan “peta” yang mau kita pelajari, kemudian kita optimalkan sesuai kebutuhan. Misalnya, saya ingin mempelajari, secara ilmiah, bagaimana cara menulis artikel yang akan disimpan orang dan menjadi referensi mereka.

Motivasi saya, kalau nanti ada orang bertanya, saya bisa beritahu mereka, “Saya punya artikel yang bisa kamu andalkan tentang subject ini.”. Jadi, motivasi saya sudah jelas: apa yang akan saya pelajari ini, hasilnya untuk apa dan akan seperti apa.

Saya di titik-buta (blindspot), hanya bisa menebak-nebak dengan cara “belajar dari produk”. Ini sangat menyesatkan.

Jadilah sebuah template karya saya sendiri dan bisa saya terapkan, dengan jaminan: orang akan simpan atau ingat apa yang kita tuliskan di artikel.

Dan saya bisa ingat terus, sekalipun sudah terlewatkan lama sekali.

Saya menggunakan sistem yang dipakai orang-orang jenius untuk menguasai subject (pelajaran) dengan cepat.

Mari kita lihat perbedaan antara sistem regular dan cepat.

Regular belajar filsafat selama 4-5 tahun, bisa kamu ringkas menjadi 1 tahun (tidak lebih). Belajar pemrograman yang paling dicari orang, yang berarti “baru” dan akan dibutuhkan dalam pekerjaan mahal, tidak lagi 1 tahun, melainkan bisa diringkas menjadi 3 bulan.

Metalearning

Kemudian, saya buat outline yang berisi: konsep, fakta, dan prosedur. Ini 3 keyword dalam metalearning yang perlu kamu ingat.

Konsep

Bagaimana “konsep” di balik artikel yang layak menjadi referensi dan akan disimpan orang”?

Di bagian “konsep” ini, saya menemukan prinsip-prinsip dasar, antara lain: tulisan memperlihatkan EAT (expertiseauthorithy, dan trustworthy), secara visual menarik, menyentuk kecerdasan emosional pembaca, dst. Ini saya pelajari prinsipnya.

Fakta

Kalau sudah, temukan “fakta”, terutama yang saintifik dan PoC (proof of concept), yang “work”. Kalau nggak “work”, tidak usah kamu lakukan. Apa saja itu? Mulai dari judul yang emosional, pemakaian lead, storytelling, pemakaian referensi, dll. Ingat, hanya yang terbaik dan terpenting, yang bisa saya pakai.

Prosedur

Setelah itu, temukan prosedurnya. Intinya, kalau mau buat artikel bagus, langkahnya seperti apa saja?

 

Metode ini disebut “metalearning“. Ada bukti ilmiah yang menjamin kamu bisa dan lebih cepat, dibandingkan dengan cara biasa.

Materi kuliah atau kursus apapun, biarpun dikatakan “lengkap” dan “terbaik”, belum tentu relevan dengan kebutuhan. Belum tentu dioptimasi untuk kepentingan pribadi kamu. Singkatnya, optimalkan sesuai kebutuhan kamu.

Kalau mau tahu tentang metalearning, baca buku Scott Young berjudul Ultralearning. Metode ini dipakai Elon Musk, Gabriel Weinberg, dll.

Temukan peta belajarmu.

Apa motivasi belajarmu?

Berhadapan dengan subject (pelajaran) baru, motivasi bisa internal atau eksternal.

  • Motivasi internal terjadi, ketika kamu benar-benar menikmati topiknya. Misalnya, saya ingin belajar bahasa Perancis karena suka (menikmati) pengucapan (pronounciation) dalam bahasa Perancis.
  • Motivasi eksternal terjadi ketika kamu ingin mencapai hasil tertentu. Misalnya: saya belajar Kotlin (bukan Java) dan JavaScript (bukan php) karena ingin dapat uang banyak.

Inilah prioritas yang kamu jadikan pedoman. Kalau ketemu “Ini motivasi saya..” maka fokuslah ke sana. Selain motivasi itu, anggaplah itu tidak penting.

Buat struktur sebelum memulai. Anggap saja kamu membuat peta untuk menavigasi lokasi harta karun. Semua orang bilang, “Harta karun ada di koordinat ini.”. Temukan rute tercepat

Buat tabel 3 kolom dengan isian berikut: konsep, fakta, dan prosedur.

  • Konsep berisi kebutuhan untuk memahami topik: prinsip dasar, teori, dan bentuk-bentuk formal.
  • Fakta berarti hal-hal yang harus kamu kuasai dan ingat tentang topik tersebut. Isinya berupa: hukum, teknik, pernyataan.
  • Prosedur adalah rangkaian tindakan yang kamu ambil untuk menguasai topik.

Tuliskan konsep, fakta, dan prosedur yang mungkin, kemudian urutkan berdasarkan prioritas (kepentingan), selanjutnya kumpulkan sumber daya relevan.

Yang tidak penting, lewatkan saja.

Setelah itu, buatlah tanda cek, mana yang sudah dan mana yang belum.

Pada bagian di mana kamu perlu perbaikan, selalu perbaiki.

Dengan cara di atas, kamu bisa belajar sesuatu dengan cepat sekali. [dm]

Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, konsultan media, tinggal di Rembang dan Semarang.