in

Mau Khitan Gratis Sekaligus Dapat Vaksin? Daftar di Sini

dr Reni Yunianti. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Salah satu kegiatan sosial di Kota Semarang yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni Ma’had Assalaam (Ikmas) bersama Klinik Pratama Lestari Care Medika Semarang ini cukup menarik. Mereka menggelar layanan khitan massal gratis sebanyak 5.000 anak untuk satu tahun ke depan.

Tidak hanya itu, khitan massal ini juga disupport oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Semarang. Setelah dikhitan, sekaligus difasilitasi vaksinasi.

“Target khitan massal ini sebanyak 5.000 peserta selama satu tahun ke depan, dikhususkan anak-anak kurang mampu. Ini murni kegiatan sosial untuk menjembatani orang tua yang tidak mampu mengkhitankan anaknya,” kata Ketua Ikmas Kota Semarang Arif Mustaghfirin, belum lama ini.

Dia berharap program khitam massal ini bisa membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Khitan ini menggunakan teknologi modern. Sehingga tidak sakit dan cepat sembuh. Tanpa pendarahan, tanpa bius dan tanpa jahit. Bahkan usai dikhitan bisa main sepak bola dan bisa langsung jalan-jalan,” ujarnya.

Pemilik Klinik Pratama Lestari Care Medika Semarang, dr Reni Yunianti menjelaskan, khitan gratis ini akan berlangsung selama 1 tahun ke depan. “Akan kami buka setiap hari Jumat. Bagi masyarakat yang membutuhkan silakan datang ke Lestari Care di Ruko De Leota Jalan Alamsari Nomor 17 Sendangmulyo Tembalang Semarang. Gratis, tidak dipungut biaya,” katanya.

Tidak ada syarat-syarat khusus, layanan khitan gratis ini diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu. “Biaya khitan normal juga lumayan mahal, yakni di kisaran Rp 1 jutaan. Nah, kami memberi pelayanan khitan gratis,” imbuh dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam mengatakan, di akhir 2021 ini pihaknya melakukan vaksinasi anak usia 12 tahun.  “Nanti bisa kami fasilitasi untuk melakukan vaksinasi. Jadi, khitan sekaligus divaksin. Tahun depan untuk anak usia 5–11 tahun—apabila secara aturan diperbolehkan oleh kementerian kesehatan, nanti kami dorong. Terutama, segmennya untuk anak-anak panti, dhuafa, bisa melakukan khitan di sini sekaligus vaksinasi,” katanya.

Lebih lanjut, Hakam menjelaskan, persentase vaksinasi di Kota Semarang telah mencapai 100 persen untuk vaksinasi tahap 1, sedangkan vaksinasi tahap dua mencapai 98 persen.

“Harapannya untuk vaksinasi anak-anak kelas 5 SD, usia 12 tahun ke atas bisa kami sisir semuanya. 2021 ini vaksinasi anak usia 12 tahun agar selesai. Tinggal tahun depan vaksinasi untuk anak-anak 5-11 tahun,” katanya. (*)

editor : tri wuryono

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.