in

Mantan Dirut PD BPR Bank Salatiga Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

SEMARANG (jatengtoday.com) – Mantan Direktur Utama (Dirut) PD BPR Bank Salatiga, M Habib Shaleh, terdakwa kasus dugaan korupsi pada bank yang dipimpinnya, divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 300 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Selasa (28/5/2019).

Terdakwa Habib Shaleh terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Meskipun sebenarnya kasus ini bergulir ketika terdakwa berusaha menyelamatkan uang negara yang dikorupsi bawahannya. Namun nahas, justru terdakwa yang dikambinghitamkan.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun serta pidana denda Rp 300 juta, dengan ketentuan apabila tidak mampu membayar maka diganti pidana kurungan selama 2 bulan,” ujar Hakim Ketua Andi Astara.

“Menetapkan agar lamanya masa penahanan terdakwa selama proses penyelidikan hingga persidangan, dikurangkan seluruhnya dengan pidana yang telah dijatuhkan,” imbuhnya.

Vonis tersebut terbilang lebih kecil dibanding tuntutan dari Jaksa Kejari Kota Salatiga. Sebelumnya, terdakwa dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Bahkan, terdakwa juga dibebani membayar uang pengganti sebesar Rp 12,5 miliar, subsidair 4 tahun penjara.

Namun, hakim Andi menilai terdakwa Habib Shaleh patut untuk mendapat keringanan hukuman. Sebab, di samping belum pernah dihukum, terdakwa juga masih memiliki tanggungan keluarga yang wajib dinafkahi. Menurut dia, fakta dari persidangan juga patut menjadi pertimbangan.