in

MA Menangkan Kasasi Baihaqi, Difabel yang Digugurkan dalam Seleksi CPNS

Muhammad Baihaqi (berbaju hijau) dan kuasa hukumnya dari LBH Semarang saat berada di PTUN Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Muhammad Baihaqi dan kuasa hukumnya dari LBH Semarang.

Baihaqi merupakan seorang difabel netra yang tak lelah berjuang untuk merebut kembali hak atas pekerjaannya setelah digugurkan pada seleksi CPNS Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 lalu.

“Iya benar, kasasinya menang. Tapi sekarang kami belum mendapat salinan putusannya,” ujar salah satu kuasa hukum Baihaqi, Syamsuddin Arief saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).

Berdasarkan informasi di website kepaniteraan Mahkamah Agung, kasasi Baihaqi dikabulkan dan Sekda Jateng selaku Panselda CPNS 2019 diminta untuk mencabut surat pengumuman ketidaklolosan Baihaqi.

Gugatan Baihaqi melawan Sekda Jateng ini sudah bergulir sejak lama. Namun, saat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang gugatannya tidak diterima. Meskipun begitu, Baihaqi mengajukan Banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya. Namun langkah itu pun kandas.

Kemudian, Baihaqi dan kuasa hukumnya mengajukan kasasi di MA. Dalam memori Kasasi, dia membantah daluarsanya pengajuan gugatan karena kesalahan pertimbangan hukum majelis PTTUN Surabaya serta meminta agar pokok perkara bisa diperiksa oleh MA.

Untuk diketahui, Baihaqi merupakan seorang tunanetra yang salah satu matanya masih bisa berfungsi seperti biasa. Dia adalah sarjana pendidikan matematika dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Pada 2019 lalu, ia mendaftar sebagai guru matematika di SMAN 1 Randublatung melalui seleksi CPNS atau CASN. Baihaqi berhasil meraih nilai tertinggi pada Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Formasi Khusus Difabel.

Namun, Pj Sekda Jateng selaku Ketua Tim Pengadaan CPNS menganggap Baihaqi tidak memenuhi syarat, di mana formasi khusus penyandang disabilitas yang ia lamar hanya boleh diisi oleh difabel tunadaksa. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.