in

Lagu Paling Misterius di Dunia, Banyak Orang Bunuh Diri setelah Mendengarnya

Sebenarnya ada cukup banyak lagu yang memiliki mistisisme lain. Tapi redaksi sengaja membahas dua lagu. Keduanya memiliki sisi lain menarik dan menakutkan. Konon, lagu tersebut mempunyai kekuatan magic hingga bisa mempengaruhi pendengarnya bunuh diri. Ngeri juga ya. Yuk coba cek:

1) Suicide Solution – Ozzy Osbourne

Tanggal 13 Januari 1986 silam, Ozzy Osbourne sempat dibawa ke pengadilan. Ia dituding menjadi penyebab kematian anak dari John McCollum. Remaja itu mengalami depresi hingga menembak kepalanya sendiri, sambil mendengarkan lagu ini.

Tidak hanya itu, remaja lain; Eric A (14) dari St Louis Park, Minnesota, mengalami kejadian serupa. Ia menembak dirinya sendiri menggunakan senapan kaliber 22. Diduga ia terpengaruh bunyi dan syair lagu gubahan Gitaris Randy Rhoads (Album Blizzard of Ozz dirilis 1980) ini.

Institute for Bio-Akustik (IBAR) kemudian melakukan penelitian terhadap lagu kontroversial tersebut. Hasilnya, ditemukan pesan subliminal- seperti suara dalam lagu di sekitar menit 2.19. Mistisisme bunyi, suara dimungkinkan mendorong seseorang bunuh diri.

2) Gloomy Sunday – Rezso Seress

Lagu ini digubah oleh seorang komposer bernama Rezso Seress bersama Para Pianis Hungaria. Diterbitkan pada tahun 1933 silam. Lyrics ditulis oleh Laszlo Javor dalam versi lagu diberi judul “Szomorú vasárnap” (Minggu yang murung).

Pada bulan Januari 1968, sekira 35 tahun setelah lagu diterbitkan, Rezso Seress melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jendela di Budapest. Sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya ia tersedak mati menggunakan kawat.

“Gloomy Sunday” kali pertama direkam dalam Bahasa Inggris oleh Hal Kemp tahun 1936, dengan lirik oleh Sam M. Lewis. Lagu ini menjadi dikenal dunia setelah rilis versi dengan Billie Holiday pada tahun 1941. Lewis pun bunuh diri secara misterius.

Atas hal itu, banyak orang memantik analisis bahwa lagu ini mempunyai efek berbahaya. Setiap orang yang menyanyikannya selalu berujung bunuh diri.

Bahkan Pemerintah Hungaria sendiri sempat melarang dan menghilangkan lagu tersebut agar tidak diputar. Sebab, banyak orang di kota-kota melakukan bunuh diri setelah menyanyikan lagu tersebut. (Abdul Mughis)