in

Kuli Bangunan di Semarang yang Curi Motor Mandornya Dibebaskan Kejaksaan

Tersangka dan korban sudah berdamai dan motor hasil curiannya telah dikembalikan.

Kuli bangunan pencuri motor, Ridho Rizqi Antoro (baju oranye) dibebaskan dengan restorative justice. (istimewa)
Kuli bangunan pencuri motor, Ridho Rizqi Antoro (baju oranye) dibebaskan dengan restorative justice. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Ridho Rizqi Antoro, seorang kuli bangunan di Semarang yang mencuri sepeda motor milik mandornya akhirnya dibebaskan oleh kejaksaan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang menyelesaikan kasus pencurian tersebut dengan mekanisme restorative justice setelah adanya perdamaian antara tersangka dan korban.

“Telah terjadi perdamaian antara tersangka dengan saksi korban, dan sepeda motor milik korban pun sudah dikembalikan,” jelas Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Semarang, Cakra Nur Budi Hartanto, Selasa (30/1/2023).

Setelah proses administrasi selesai, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kota Semarang beserta jaksa penuntut umum mengeluarkan tersangka Ridho dari penahanan di Lapas Kelas 1-A Semarang.

Cakra menjelaskan, kasus ini bermula saat Ridho sedang bekerja sebagai kuli pada proyek pembangunan perumahan di Grogol, Pudakpayung, Kota Semarang pada 30 Oktober 2023.

Ketika itu, Ridho melihat Ngatoni selaku mandor datang mengendarai dan memarkirkan motornya. “Dilatarbelakangi himpitan kebutuhan ekonomi, timbul niat tersangka untuk mengambil sepeda motor tersebut,” ujarnya.

Upaya Ridho semakin mulus lantaran si mandor tidak mencabut kunci motornya. Tak berselang lama, Ridho langsung membawa motor tersebut dan meninggalkan lokasi proyek tanpa izin mandornya.

Dua pekan setelahnya, tepatnya 14 November 2023, tersangka Ridho berhasil diamankan petugas Polsek Banyumanik berikut barang bukti hasil curian berupa Honda Vario. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar