in

Sidang Korupsi SMK Pelayaran Wira Samudera Semarang Hadirkan Broker Proyek

Terdakwa diduga terdakwa mengorupsi bantuan pengembangan SMK kelautan pendukung kemaritiman.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang menyidangkan kasus dugaan korupsi SMK Wira Samudera Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Mantan Kepala SMK Pelayaran Wira Samudera Semarang Agus Joko Purwanto kembali menjalani sidang kasus dugaan korupsi dana bantuan pengembangan sekolah.

Dalam sidang Senin (17/1/2022) di Pengadilan Tipikor Semarang, jaksa penuntut umum dari Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kota Semarang menghadirkan tiga orang saksi.

Salah satunya adalah Totok selaku broker atau orang yang diminta mencari perusahaan yang bisa dipinjam benderanya untuk menggarap proyek-proyek di SMK Wira Samudera.

“Saya diberi tugas mencari rekanan. Memang pekerjaan saya pinjam meminjam bendera,” ucap Totok di hadapan majelis hakim.

Dia mengaku sudah meminjamkan lima badan usaha (CV), salah satunya CV milik Totok sendiri. “Biasanya saya dapat komisi 3,5 persen dari nilai proyek,” imbuhnya.

Dalam persidangan, jaksa juga menghadirkan Diantika Wulandari. Saksi Dian ini pernah dimintai tolong oleh Totok untuk membantu mencari rekanan proyek.

“Waktu itu saya ngurus proyek yang nilainya Rp196 juta. Saya dapat fee 2,5 persen, jadi sekitar Rp4,3 juta. Uang (fee) masih saya pegang sampai sekarang,” ujar Dian.

Tindakan Totok dan Dian berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang dilakukan terdakwa Agus. Saat menjabat sebagai Kepala SMK Wira Samudera, terdakwa mengorupsi bantuan pengembangan SMK kelautan pendukung kemaritiman.

Bantuan tersebut bersumber dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2016.

Modus korupsinya adalah membuat laporan keuangan fiktif. Seolah-olah dana bantuan dibelanjakan untuk membeli sarana dan prasarana sekolah, tetapi sebenarnya sebagian barang-barang itu sudah ada. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.