in

Korban Penyalahgunaan NAPZA dan ODHA Dilatih Tata Boga, Tetap Terapkan Prokes

SEMARANG (jatengtoday.com) – Puluhan perempuan korban penyalahgunaan NAPZA dan ODHA diberi pelatihan keterampilan tata boga. Kegiatan yang berlangsung di IPWL At-Tauhid tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelatihan berlangsung selama lima hari. Semua peserta diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum masuk ruangan, wajib memakai masker, dan diimbau tetap menjaga jarak untuk mencegah penularan Covid-19.

Direktur IPWL At-Tauhid Semarang, Singgih Yonkki Nugroho menuturkan, selain merehabilitasi para penyalahguna NAPZA dan ODHA, pihaknya juga ingin membekali mereka sebuah keterampilan supaya bisa mandiri.

Beruntungnya, Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial memberikan fasilitasi pembekalan ketrampilan. “Jadi ini sangat tepat dan bermanfaat. Kami harap para peserta ke depan bisa berwirausaha,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Kepala Dinsos Kota Semarang, Muthohar menuturkan, saat ini ia sedang melakukan pendataan penyandang masalah kesejahteraan sosial dan potensi serta sumber kesejahteraan sosial. Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 08 Tahun 2012.

“Kami berharap pelatihan keterampilan ini outcome-nya jelas, setiap tahun pelatihan harus ada hasil yang bisa disampaikan. Intinya pelatihan ketrampilan ini benar-benar bermanfaat dan berdampak positif sehingga grafik penyalahgunaan NAPZA dan ODHA bisa turun,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim LPK Lalita Kota Semarang ditunjuk sebagai pemandu pelatihan. Indriyani selaku instruktur mengatakan, selama lima hari kemarin pihaknya mengajari peserta membuat aneka olahan makanan.

Olahan tersebut di antaranya onde-onde isi kacang ijo, onde-onde ketawa dan timlo solo, nogosari bandung, bothok telur asin, makroni supel dan keu manja, serta soto sokaraja.

“Target kami, para peserta bisa praktik membuat kue atau makanan sendiri. Bisa menerima pesanan atau usaha mandiri. Sehingga ada manfaat dan ada nilai tambah dari sisi ekonomi,” tutur Indriyani. (*)

 

editor: ricky fitriyanto