in

Kholil Gemka Rilis Single “Rindu”, Usung Konsep Pertunjukan Privat

YOGYAKARTA (jatengtoday.com) – Musisi pendatang baru Kholil Gemka resmi merilis single berjudul “Rindu”. Lagu bergenre pop akustik tersebut telah tersedia di berbagai platform musik digital, seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan layanan streaming lainnya sejak 10 Januari 2026.

Karya ini dirancang secara sederhana dengan aransemen akustik minimalis, dipadukan dengan sayatan strings sebagai latar suara. Melalui komposisi tersebut, Kholil berusaha menciptakan suasana intim yang merepresentasikan perasaan rindu, sebuah emosi yang menurutnya dapat dialami oleh siapa pun.

Inspirasi konsep lagu ini berangkat dari pengalaman personal Kholil saat kerap diundang tampil dalam pertunjukan musik berskala kecil di rumah-rumah kos di berbagai kota.

“Waktu itu, secara tidak sengaja, saya sering diundang ke beberapa kota untuk menggelar ‘konser privat’ di rumah kos, seperti di Semarang, Yogyakarta, dan Purwokerto,” ujar Kholil, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, undangan tersebut awalnya datang dari sekelompok orang yang ingin mengadakan acara musik sederhana di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Ternyata merembet dari kos satu ke kos lainnya. Ada yang dari kalangan mahasiswa maupun pekerja. Mungkin mereka memang membutuhkan konser musik dengan konsep sederhana seperti itu,” katanya.

Dari pengalaman itulah, teman-temannya kemudian menjuluki Kholil sebagai “musisi kos”. Alih-alih menganggapnya sebagai label biasa, ia justru melihat sebutan tersebut sebagai identitas sekaligus gagasan bahwa pertunjukan musik tidak harus selalu berlangsung di panggung-panggung besar.

“Pertunjukan seperti ini menurut saya menarik dan menjadi tantangan baru. Selain itu, tercipta ruang komunikasi tanpa jarak antara musisi dan penonton, sehingga terasa lebih manusiawi,” terangnya.

Menurut Kholil, lagu “Rindu” juga dirancang agar relevan dengan pengalaman banyak pendengar. Ia sengaja tidak membatasi makna lagu tersebut.

“Tafsirnya saya serahkan sepenuhnya kepada pendengar. Bisa tentang rindu kepada orang yang dicintai atau dihormati, mengenang masa lalu, bahkan kerinduan yang bersifat spiritual,” ujar musisi yang kini menetap di Yogyakarta itu.

Ia berharap, lagu tersebut dapat menjadi teman bagi pendengar di ruang-ruang kecil dalam aktivitas sehari-hari.

“Baik karena jarak, waktu, maupun keadaan yang tidak memungkinkan untuk bersama,” imbuhnya.

Kholil menambahkan, lagu ini berangkat dari pengalaman sederhana yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari, namun sering melekat kuat dalam ingatan. “Karena itu, saya ingin lagu ini terasa ringan, mudah diterima, dan mudah dirasakan oleh pendengar,” ujarnya.

Tak hanya sebagai penulis lagu, Kholil juga dikenal sebagai musisi independen yang multitalenta. Ia terlibat langsung dalam seluruh proses produksi karya-karyanya, mulai dari perekaman hingga tahap akhir.

“Saya mengerjakan sendiri proses recording, mixing, sampai mastering,” katanya.

Dalam berkarya, Kholil mengaku banyak terinspirasi oleh sejumlah musisi seperti Iksan Skuter, Iwan Fals, Eric Clapton, dan Elvis Presley. Melalui single “Rindu”, ia ingin membangun identitas sebagai musisi yang tumbuh dari ruang-ruang kecil, namun memiliki cita-cita besar.

“Saya berusaha berkarya secara jujur. Harapannya, musik yang saya buat bisa memberi makna bagi kehidupan banyak orang,” pungkasnya. (*)