in

Kendal Tornado Tumbang di Kudus, Stefan Keeltjes Soroti Motivasi Patrick Cruz dkk

Patrick Cruz belum mampu membawa Kendal Tornado raih kemenangan di kandang Persiku Kudus. (dokumentasi kendal tornado fc)

KUDUS (jatengtoday.com) – Kendal Tornado FC harus mengakui keunggulan tuan rumah Persiku Kudus dalam lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Bertanding di Stadion Wergu Wetan, Sabtu (4/4/2026) sore, Laskar Badai Pantura kalah tipis dengan skor 0-1.

Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh Igor Henrique di menit 52, yang sekaligus memastikan kemenangan penting bagi tim berjuluk Macan Muria.

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengakui kekalahan ini menjadi hasil yang mengecewakan bagi timnya. Ia menilai anak asuhnya gagal memanfaatkan peluang untuk meraih poin penuh.

“Ini normal ya kalau kita hari ini mengalami kekalahan. Tapi tentu kami kecewa karena seharusnya bisa memperpendek jarak dengan tim-tim di atas,” ujar Stefan usai laga.

Ia menambahkan, faktor utama kekalahan timnya adalah kurangnya konsentrasi dan mental bertanding dibandingkan tuan rumah.

“Hari ini kita lengah dan tidak bisa memaksimalkan pertandingan untuk tiga poin. Itu jadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Persiba Balikpapan,” lanjutnya.

Stefan juga menilai Persiku Kudus tampil dengan motivasi tinggi untuk menjauh dari zona degradasi. Dukungan penuh suporter di Stadion Wergu Wetan turut menjadi faktor penting kemenangan tuan rumah.

“Saya lihat mereka sangat antusias, baik pemain maupun suporter. Itu wajar karena mereka butuh poin. Kami kalah dalam hal semangat dan konsentrasi,” jelasnya.

Meski kalah, Stefan tetap mengapresiasi perjuangan timnya yang mayoritas dihuni pemain muda, bahkan banyak berasal dari kompetisi Liga 3.

Kendal Tornado FC sebelumnya juga mencatat tren positif dengan tujuh pertandingan tanpa kekalahan, sebelum akhirnya terhenti di Kudus.

“Semua tahu posisi kami dibanding tim-tim besar. Dari segi materi dan tradisi, kami tim baru. Pemain akan banyak belajar dari hasil ini,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Kendal Tornado FC, Yudha Alkanza, mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil minor di laga ini.

“Pertandingan sore ini sangat disayangkan karena kami belum bisa ambil poin di Kudus. Tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tidak ada pemain yang cedera,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat Kendal Tornado semakin tercecer dalam persaingan meraih tiket promosi ke Liga 1. Patrick Cruz dkk tertinggal 8 poin dari pemuncak klasemen Grup 2, PSS Sleman yang sudah mengantongi 49 poin usai melumat Persipal Palu 7-0.

Laskar Badai Pantura kini tertahan di peringkat 4 dengan poin 41, berjarak lima poin dari Persipura Jayapura di posisi runner-up atau zona play-off. (*)