in

Kejari Tetapkan Lurah di Semarang Tersangka Pungli ke Calon Investor

Tersangka saat menjadi lurah memungut uang pologoro yang sebenarnya tidak diperbolehkan.

Mantan Lurah Sawah Besar berinisial JS digelandang ke mobil tahanan usai diperiksa di Kejari Kota Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)
Mantan Lurah Sawah Besar berinisial JS digelandang ke mobil tahanan usai diperiksa di Kejari Kota Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang menetapkan mantan Lurah Sawah Besar sebagai tersangka korupsi bermodus pungutan liar (pungli) terhadap calon investor yang sedang mengurus tempat usaha.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari, Agus Sunaryo menjelaskan, tersangka berinisial JS memungut pologoro kepada warga yang ingin mengurus peralihan Leter C menjadi sertifikat hak milik (SHM) pada 2021.

Yang dialih-sertifikatkan ini merupakan lahan kosong dengan luas sekitar 1.000 meter persegi. Lokasi lahannya berada di Sawah Besar Kecamatan Gayamsari, dekat area relokasi Pasar Barito Semarang.

“Saat menjabat sebagai lurah, tersangka nenerima uang pologoro Rp160 juta,” ujar Agus, Selasa (14/5/2024).

Dia menjelaskan, pungutan uang administrasi atau pologoro dari pihak kelurahan merupakan praktik yang tidak dibenarkan secara hukum. Penerbitan SHM dari Letter C di Kota Semarang gratis.

Dugaan sementara, hasil pungli dinikmati tersangka secara pribadi dan dia baru sekali memberlakukan pungutan. Namun, panyidik masih akan mendalami, termasuk apakah ada aliran dana ke pihak lain.

Kata Agus, penyidik telah menyita uang senilai Rp160 juta dari tersangka. Selanjutnya uang tersebut dititipkan ke rekening penampungan kejaksaan.

Tersangka JS dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Usai menyandang status tersangka, JS keluar dari kantor Kejari Kota Semarang mengenakan rompi oranye. Selanjutnya ia akan menjalani penahanan sementara di Lapas Kelas I Semarang. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar

Tinggalkan Balasan