SEMARANG (jatengtoday.com) – Pemerintah Kota Semarang menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-479. Program ini mencakup layanan scaling gigi hingga skrining kanker serviks dengan total kuota mencapai 10 ribu warga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, mengatakan layanan tersebut digelar di puluhan fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah.
“Program scaling gigi gratis ini kami sediakan di 40 puskesmas dan dua rumah sakit daerah. Setiap hari ada kuota terbatas,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Scaling Gigi dan Layanan Gratis Lainnya
Program scaling gigi berlangsung pada 13–18 April 2026 dan dijadwalkan kembali berlanjut pada awal Mei. Selain itu, Pemkot juga menghadirkan sejumlah layanan kesehatan lain untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Skrining Kanker Serviks dengan Teknologi HPV DNA
Salah satu layanan utama dalam program ini adalah skrining kanker serviks menggunakan metode HPV DNA, yang dinilai lebih sensitif untuk deteksi dini.
Pemeriksaan ini diperuntukkan bagi perempuan yang sudah menikah atau pernah berhubungan, dengan kuota sekitar 10 ribu pemeriksaan yang tersebar di 40 puskesmas.
“Ini penting sebagai skrining awal untuk mendeteksi potensi kanker leher rahim sejak dini,” jelas Hakam.
Ia menegaskan bahwa hasil positif dari pemeriksaan tidak selalu berarti kanker. Dalam banyak kasus, hasil tersebut hanya menunjukkan adanya peradangan yang masih dapat ditangani.
Dorong Deteksi Dini Penyakit
Selain skrining kanker serviks, layanan gratis ini juga mencakup pemeriksaan tuberkulosis (TBC) serta cek kesehatan lainnya sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit di masyarakat.
Masyarakat dapat langsung datang ke puskesmas yang telah ditunjuk untuk memanfaatkan layanan tersebut.
Melalui program ini, Pemkot Semarang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit sejak dini. (*)
