in

Hilang Tiga Hari, Petani yang Terseret Banjir di Blora Ditemukan Meninggal

Sulastri menyusul dua rekannya sebelumnya yang juga ditemukan meninggal. 

BLORA (jatengtoday.com) – Setelah tiga hari dilakukan pencarian, Sulastri (45), warga Desa Candi RT 1 RW 02 Kecamatan Todanan Kabupaten Blora yang terhanyut banjir di Sungai Desa Candi Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan dalam keadaan meninggal, Jum’at (2/12/2022).
Sulastri hilang sejak Selasa (29/11/2022) setelah terhanyut banjir di  Sungai Candi bersama dua warga lain yang sebelumnya juga ditemukan meninggal.
“Jasad korban ditemukan pukul 09.00 WIB oleh tim SAR gabungan, kurang lebih berjarak 100 meter dari lokasi awal.  Selanjutnya dilakukan evakuasi,” kata Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.
Saat proses pencarian dan evakuasi, kondisi Sungai Candi memiliki kedalaman kurang lebih 50 centimeter dengan lebar 3 meter. “Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka,” katanya.
Sebelum insiden maut dialami sejumlah petani saat melintasi Sungai Candi Desa Candi, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Dua korban yang sebelumnya ditemukan meninggal masing-masing; Ali Rifai (55) dan Siti Mariam (38), keduanya merupakan warga Desa Candi RT 1 RW 2 Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sedangkan Sulastri sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal.
Kejadian bermula pada Selasa (29/11/2022). Ketiga korban bermaksud pulang ke rumah usai melakukan aktivitas di sawah. Saat menyeberangi Sungai Candi, pukul 17.00 WIB, ketiganya terseret banjir.
Saat kejadian, Sungai Candi sedang banjir akibat hujan deras. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *