in

Hampir 15 Juta Data Calon Penerima Subsidi Upah Dikirim ke BPJS Ketenagakerjaan

PURBALINGGA (jatengtoday.com) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat hampir 15 juta data calon penerima program bantuan subsidi atau bansos sebesar Rp 600.000 per bulan bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta.
“Sudah hampir mendekati 15 juta data nomor rekening yang telah diserahkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan tanggal 25 Agustus ini, Bapak Presiden berkenan me-‘launching’ program ini,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menghadiri tes kesehatan terhadap pekerja di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2020).
Menaker mengatakan validasi terhadap pekerja yang berhak menerima subsidi upah itu dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan sudah banyak yang menyerahkan nomor rekening bank mereka karena nantinya subsidi tersebut akan disalurkan langsung ke rekening pekerja.
Mereka yang memenuhi syarat akan mendapat bantuan total Rp 2,4 juta yang diberikan setiap 2 bulan sekali. Rinciannya satu kali pencairannya sebesar Rp 1,2 juta. Namun pekerja yang bisa mendapatkan bantuan tersebut hanya yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran maksimal Rp 150.000. Selain itu peserta juga harus aktif membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.
“Harapannya daya beli teman-teman (pekerja) meningkat dan pertumbuhan ekonomi kita akan normal kembali pada kuartal ketiga,” jelasnya.
Terkait dengan dampak Covid-19 di Indonesia, Menaker mengatakan berdasarkan data per tanggal 31 Juli 2020, pekerja yang di-PHK maupun dirumahkan secara keseluruhan mencapai 3,5 juta orang. Sementara yang terdata dengan baik, kata dia, sebanyak 2,1 juta jiwa dan selebihnya masih dalam proses verifikasi.
“Lebih besar mereka yang dirumahkan dibandingkan dengan yang PHK. Dengan adaptasi kebiasaan baru yang sudah mulai, perusahaan-perusahaan mulai berproduksi kembali, saya mengajak kepada pengusaha untuk mengajak kembali teman-teman yang dirumahkan, saya juga berharap lebih kepada teman-teman yang di-PHK untuk bisa bekerja kembali,” katanya.
Adapun tes kesehatan bagi ratusan pekerja di Kabupaten Purbalingga tersebut dalam rangkaian Gerakan Pekerja Sehat di Perusahaan. Tes tersebut meliputi tes cepat Covid-19, rontgen, dan tes gula darah rutin. “Harapan kami, teman-teman teman-teman produktif tapi aman dari Covid-19, menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Itu yang kami harapkan, tetap sehat, tetap semangat menghadapi Covid-19 ini,” kata Ida. (ant)
editor : tri wuryono