in

Antarkan Presiden Jokowi di Pasar Blora, Ganjar Pranowo Malah Ditarik Warga untuk Foto Bersama

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dikeroyok warga untuk foto bersama saat menemani kunker Presiden Jokowi di Pasar Mulyorejo, Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (17/12/2021). (istimewa)

BLORA (jatengtoday.com) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tampak kwalahan saat ditarik warga untuk foto bersama. Padahal dia sedang mendampingi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Mulyorejo, Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (17/12/2021).

Presiden Jokowi mampir ke Pasar Mulyorejo setelah meresmikan Bandara Ngloram. Ketika rangkaian kendaraannya tiba, masyarakat yang menunggu di pinggir jalan pun langsung berhamburan. Area pasar yang berada di tepi Jalan Randu Blatung pun jadi lautan manusia.

Di tengah histeria menyambut Jokowi, konsentrasi massa terpecah saat Gubernur Ganjar Pranowo yang turut mendampingi Jokowi dalam kunkernya itu melintas.

“Wah ada Pak Ganjar, Pak mriki Pak, salim. Pak foto bareng Pak,” teriak warga sahut menyahut.

Ganjar yang berjalan tanpa melepas tangan istrinya, Siti Atikoh, pun menuruti permintaan warga. Bak magnet, warga yang tak bisa menyapa langsung Jokowi langsung mendekat pada Ganjar.

“Yo kene, lha ndi iki hapene mati, kok,” seloroh Ganjar menggoda warga yang hapenya diraih untuk swafoto.

Ganjar terus dikerubuti warga yang ingin berfoto atau sekadar bersalaman dengannya. Tak sedikit yang juga mendoakan kesehatan Ganjar. Orang nomor satu di Jateng itu pun pasrah. Sesekali, Ganjar mengingatkan agar warga memakai maskernya dengan benar.

“Iyo ayo foto, kui maskere dinggo. Ayo maskere dinggo sik. Wis gek ndang crak crek jepret,” tutur Ganjar sebelum kembali masuk dalam rangkaian kendaraan kunker Presiden Jokowi.

Sebagai informasi, Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah itu merupakan bandara milik PT Pertamina (Persero) sejak 1984. Kemudian dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan dengan anggaran Rp 132 miliar. Menggunakan APBN, pengembangan Bandara Ngloram berlangsung sejak 2018 hingga 2021. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.