SEMARANG (jatengtoday.com) – Ganjar Pranowo mengaku mulai mengenalkan Gus Yasin terkait tugas-tugas di lingkup eksekutif.
“Saya sudah mulai melakukan pengenalan-pengenalan pada Gus Yasin sehingga sudah dua kali kita ajak untuk mencermati politik anggaran, karena saya tidak membentuk tim transisi,” ujarnya saat ditemui usai Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih di Aula Kantor KPU Jawa Tengah, Selasa (24/7).
Dengan begitu, Ganjar berharap, apa yang menjadi program bersama pada periode kedua kali ini bisa terakomodasi secepatnya.
Sedangkan Taj Yasin mengaku sudah siap bekerja bersama Ganjar untuk melaksanakan program-program kampanyenya dan membangun Jateng. Termasuk menyingkronkan program-program. “Karena satu kesatuan pastinya sudah masuk program-programnya,” ujarnya.
Sementara itu Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan perolehan suara pasangan Ganjar-Yasin pada pilgub 2018 sebanyak 10.362.694 suara. Joko mengungkapkan ada peningkatan partisipasi pemilih yang cukup banyak pada pilgub kali ini. Pada 2013 tercatat presentase pemilih yakni 56,15 persen dan pada 2018 ini naik menjadi 73,2 persen pemilih yang turut berpartisipasi pada pilgub 2018.
“Tentu meningkatnya partisipasi pemilih ini tak lepas dari kerja keras semua pihak. Kita ciptakan pilgub sebagai gawe bersama sehingga pelaksanannya guyub, dan pilgub Jateng ini adem ayem,” ujarnya.
Pasangan Ganjar-Yasin ditetapkan melalui berita acara nomor 247/HK.03.1-BA/33/Prov/VII/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng tahun 2018. Dari berita acara itu dibuat keputusan KPU JATENG Nomor 30/HK. 03.1-Kpt/33/Prov/VII/2018. Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih direncanakan akan digelar pada 17 September mendatang. (ajie mh)
editor: ricky fitriyanto