in

Mengapa Gaji PNS Wajar Naik 7%

(Credit: fizkes)

Resiko peningkatan inflasi, penghentian Kenaikan Gaji Berkala (KGB), dan rendahnya gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuat pemerintah berencana menaikkan gaji sebesar 7% untuk menjaga pendapatan dari inflasi dan meningkatkan dana pensiun bagi PNS di Indonesia.

Rencana peningkatan gaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diusulkan oleh Pemerintah telah diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas dan saat ini sedang diperbincangkan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait aspek anggaran. Pengaturan sistem penggajian PNS sendiri telah dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999, Pasal 7 undang-undang tersebut menyatakan agar hak berupa gaji diberikan sesuai beban tugas dan tanggung jawab untuk mendorong produktivitas dan menjamin kesejahteraan PNS.

Rumitnya Struktur Gaji PNS

Rumitnya struktur gaji PNS, belum bisa dijadikan sebagai pedoman untuk mengukur kinerja. Struktur penetapan gaji PNS memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, sehingga sulit digunakan sebagai indikator kinerja bagi seorang PNS.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, struktur gaji PNS terdiri dari beberapa komponen antara lain yaitu:

Gaji Pokok

Gaji Pokok PNS ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019. Penentuan gaji pokok didasarkan pada pangkat, golongan atau ruang penggajian, dan masa kerja yang dimiliki oleh PNS, rentang gaji pokok telah dibagi menjadi beberapa golongan:

  • Golongan I: Rp 1.560.800 – Rp 2.686.500
  • Golongan II: Rp 2.022.200 – Rp 3.820.000
  • Golongan III: Rp 2.579.400 – Rp 4.797.000
  • Golongan IV: Rp 3.044.300 – Rp 5.901.200

Kenaikan Gaji Berkala (KGB)

Sistem Kenaikan Gaji Berkala (KGB) memberikan kenaikan gaji secara berkala setelah mencapai masa kerja pada golongan yang ditentukan, dengan asumsi penilaian pelaksanaan pekerjaan yang “cukup”. Seorang PNS akan mendapatkan KGB jika memenuhi syarat-syarat berikut yaitu, mencapai Masa Kerja Golongan (MKG) yang ditentukan untuk KGB, memperoleh nilai DP-3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan), dan minimal mencapai tingkat “cukup”.

Tunjangan

Kenaikan Gaji Istimewa diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada PNS atas hasil kerja yang dianggap “amat baik”. Kenaikan Gaji Istimewa hanya diberikan kepada pegawai yang secara nyata telah menjadi teladan bagi rekan kerjanya di lingkungan mereka. Keputusan mengenai hal ini dibuat melalui Surat Keputusan.

Honorarium

PNS biasanya menerima honorarium melalui pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing instansi atau lembaga, dengan besaran yang ditentukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Alasan Wacana Kenaikan 7% Gaji PNS 

Kenaikan gaji sebesar 7% yang telah diusulkan oleh pemerintah merupakan peningkatan pada gaji pokok PNS. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga agar pendapatan yang diterima oleh PNS tidak terkikis oleh inflasi. Selain itu, diharapkan bahwa kenaikan ini akan berdampak pada peningkatan dana pensiun yang akan diterima oleh PNS.

Gaji PNS Masih di Bawah Rata-rata Pendapatan Penduduk Indonesia

Rata-rata pendapatan penduduk Indonesia, sebesar Rp 5,9 juta. Masih jauh di atas gaji pokok PNS.

Sumber: DataIndonesia.id

Apabila dianalisis melalui pendapatan per kapita rata-rata di Indonesia, gaji pokok PNS golongan I – III masih berada di bawah rata-rata pendapatan per kapita penduduk Indonesia. Pada tahun 2022, Indonesia memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita sebesar Rp 70 juta per tahun. Angka ini mencerminkan bahwa rata-rata pendapatan per kapita penduduk Indonesia adalah sekitar Rp 5,9 juta setiap bulan. Kenaikan gaji pokok yang diusulkan dianggap sebagai langkah yang wajar, mengingat masih rendahnya gaji pokok rata-rata PNS jika dibandingkan dengan pendapatan rata-rata penduduk Indonesia.

Peningkatan Inflasi 1,87% Mengancam Gaji PNS

Kenaikan gaji pokok diperkuat oleh tingkat inflasi di Indonesia yang terus meningkat setiap tahun. Inflasi merupakan kenaikan umum dan berkelanjutan dalam harga barang dan jasa dalam periode waktu tertentu.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia tahun 2023, tercatat bahwa inflasi di Indonesia pada tahun 2022, yang diukur melalui Indeks Harga Konsumen (IHK), mencapai 5,51%, angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan IHK tahun 2021 sebesar 1,87%.

Gaji PNS Tidak Meningkat dalam 2 Tahun Terakhir

Selain itu, Kenaikan Gaji Berkala (KGB) untuk PNS telah mengalami penghentian selama 2 tahun terakhir. Wajar jika gaji PNS naik, mengingat adanya perbaikan pertumbuhan ekonomi dan seharusnya disertai pula dengan peningkatan kinerja PNS.

Cara Meningkatkan Kinerja PNS

Cara meningkatkan kinerja yang paling terukur, dengan mengembangkan Key Performance Indicator (KPI) yang jelas, terutama dalam lingkungan kerja PNS.

KPI adalah alat pengambilan keputusan yang berguna untuk memudahkan organisasi untuk mengukur dan mengevaluasi kinerjanya dalam rangka mencapat visi dan misi yang dimiliki.

Pada tingkat PNS. KPI dilakukan melalui 2 komponen penting yaitu “aspek hasil” yang merupakan pengukuran hasil kerja karyawan dan “aspek kompetensi” yang menggambarkan kecakapan yang perlu dimiliki oleh karyawan agar mampu memberikan kinerja yang optimal.

Penelitian yang dilakukan oleh Arisandy tentang penilaian kinerja (performance appraisal) pada PNS, tahun 2017, menunjukkan bahwa gabungan antara metode KPI (Key Performance Indicators) dan 360 Degree Feedback akan menghasilkan penilaian yang dapat diukur dengan baik dan menyeluruh. KPI dapat mengurangi kesalahan yang terjadi dalam sistem penilaian top-down, yang biasanya dinilai langsung oleh atasan.

Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap kompetensi yang dimiliki oleh pegawai negeri, dengan keputusan yang diberikan berdasarkan tingkat kompetensi. Jika pegawai dinilai kompeten, dapat melanjutkan ke jenjang karir berikutnya, sedangkan jika tidak, akan mendapatkan pelatihan atau pembelajaran yang diperlukan seperti pemberhentian dapat diberlakukan. [gkh]

Gabriel Khoirul Huga. Mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, tinggal di Karanganyar, Jawa Tengah. Menulis bidang ekonomi dan analisis kebijakan publik. Hobi membaca buku dan bermain Mobile Legends.