in

Erigo jadi Apparel Timnas Indonesia, Gelontorkan Rp16,5 Miliar

Erigo akan menggantikan Mills yang menjadi penyedia perlengkapan bertanding Timnas Indonesia sejak 2020.

Peresmian kerja sama PSSI dan Erigo, Senin (22/1/2024). (foto: dokumentasi PSSI)

JAKARTA (jatengtoday.com) – PSSI resmi melakukan kick-off kerja sama dengan apparel baru Timnas Indonesia, Erigo. Dengan tagline PSSI x ERIGO Sport “Moving Forward Into The Golden Era” diharapkan, era-era kejayaan buat Timnas Indonesia akan datang.

Bertempat di Ganara Art, FX Sudirman, Senin (22/1/2024), PSSI mengumumkan resmi menggaet Erigo. Kerja sama ini melahirkan produk Erspo dengan durasi dua tahun.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun antusias menyambut kerja sama tersebut karena sekaligus juga mendorong brand lokal mendunia.

“Ini era baru, golden era. Tidak hanya kita mendorong tim nasional kita bisa mempersiapkan diri dengan baik, apalagi kemarin ada training center di Turki, persiapan U-20, tetapi kita juga membuka bagaimana brand lokal bisa mendunia,” ucapnya.

“Kita coba mendorong brand-brand lokal yang banyak didorong generasi muda dunia, menjadi ekosistem yang saling menguntungkan dengan sepak bola Indonesia,” kata Erick Thohir.

Erigo akan menggantikan Mills yang menjadi penyedia perlengkapan bertanding Timnas Indonesia sejak 2020. Menurut Erick, pemilihan Erigo melalui proses yang transparan dengan sistem tender yang diikuti sekitar 20 brand.

“Ini pertama kali karena memang kita dorong PSSI bukan hanya untuk meningkatkan value PSSI dan sponsor, tetapi juga transparansi. Dan nilainya ini Rp16,5 miliar, di mana ada cash Rp5 miliar. Dan yang terbaru ada istilahnya royalti. Ini belum pernah selama ini,” tambah Erick.

CEO Erigo, Muhammad Sadad, berterima kasih kepada PSSI dan Erick Thohir yang telah mempercayai Erspo. Jadi, secara resmi, Erigo hari ini memperkenalkan brand baru bernama Erspo sebagai bentuk keseriusan di industri sportswear.

“Jadi proyek Erspo ini kami tarik beberapa orang di bidangnya. Kami juga tarik satu mantan pemain timnas U-23, ada desainer juga. Ini proyek benar-benar kolaborasi karena kami ingin mengajak orang-orang dari industri bahwa Garuda memanggil,” tutup Sadad. (*)

Tri Wuryono