in

Dukung Kegiatan Komunitas Masyarakat, Mirae Asset Resmikan Community Center Semarang

SEMARANG (jatengtoday.com) – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia meresmikan pusat kegiatan komunitas bernama Mirae Asset Community Center Semarang untuk mendukung kegiatan komunitas masyarakat.

Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset, mengatakan peresmian gedung tersebutsekaligus menandai peningkatan kapabilitas kantor cabang (Office Education/OE) Semarang untuk memberikan layanan dan produk investasiyang lebih baik kepada masyarakat.

“Mirae Asset Community Center Semarang ini tidak hanya untuk literasidan edukasi berkualitas tentang dunia keuangan dan investasi, tetapi jugakami harapkan dapat dimanfaatkan untuk penunjang kegiatan masyarakatluas,” ujar Mr. Shimsaat Grand Launching Mirae Asset Community CenterSemarang hari ini, 26 Februari 2025.

Acara peresmian bersama dengan komunitas investor pasar modal dan masyarakat tersebut dilakukan di gedung yang terletak di Jl. IndraprastaNo.33, Pindrikan Lor, Semarang Tengah, Jawa Tengah.

Mr. Shim mengatakan bahwa Grand Launching Mirae Asset Community Center Semarang adalah langkah strategis perusahaan untuk semakinmeningkatkan manfaat kehadiran Mirae Asset untuk masyarakat Indonesia. Dengan demikian fasilitas tersebut juga terbuka untuk dapat dimanfaatkankomunitas masyarakat untuk berbagai jenis kegiatan.

Mirae Asset Community Center Semarang merupakan salah satu kantorcabang utama (OE flagship) dari total 48 gerai yang tersebar di seluruhIndonesia termasuk 25 OE, 4 Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (IDX), dan 19 Galeri Investasi IDX.

Lokasi Mirae Asset Community Center Semarang itu strategis karena beradadi pusat kota, hanya berjarak 10 menit berkendara dari identitas (landmark) kota Semarang yaitu Simpang Lima. Fasilitas utama dalam fasilitas tersebutadalah Main Function Hall di lantai dasar yang dapat menampung hingga 60 orang dan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat tanpa biaya.

Selain itu, gedung tersebut juga memiliki sejumlah ruangan lain dengankapasitas paling besar mencapai 60 orang. Kegiatan yang dapat dilakukan di Mirae Asset Community Center itu termasuk kebudayaan dan kesenian, olahraga dan kesehatan, sosial, maupun akademis, selama tidak menggangguperaturan dan norma.

Menurut Mr. Shim, dengan diresmikannya fasilitas tersebut maka kehadiranMirae Asset dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar yang terkenalsebagai tujuan wisata dan kulinernya.

Semarang merupakan ibu kota Jawa Tengah dan memiliki status sebagaikota terbesar di wilayah tersebut. Dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, kota itu juga menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di Pulau Jawa dan Indonesia.

Jawa Tengah sendiri berkontribusi sebesar 15% dari total perekonomian di Pulau Jawa. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,95 (2024), Mirae Asset optimistis Jawa Tengah khususnya Semarang masih merupakantempat yang memiliki potensi besar untuk pertumbuhan investasi khususnyadi pasar modal.

Salah satu faktor pendukung utama Semarang adalah strategisnya lokasikota tersebut di mana terdapat pelabuhan Tanjung Emas yang merupakanpelabuhan terbesar di Pulau Jawa. Semarang juga dikenal sebagai pusataktivitas industri, ekonomi kreatif, pariwisata dan kawasan pemukimanbersejarah, serta kawasan bisnis terpadu.

Dengan keunggulan tersebut, Mirae Asset menilai Semarang adalah kotadengan potensi strategis yang besar bagi literasi, inklusi, dan pertumbuhaninvestasi pasar modal.

“Mirae Asset Community Center Semarang akan menjadi pusatpembelajaran investasi bagi masyarakat, dengan menyediakan berbagaiprogram pelatihan, seminar, dan workshop seputar pasar modal, sertalayanan konsultasi bagi investor pemula maupun berpengalaman,” ungkap Mr. Shim.

Kehadiran Mirae Asset Community Center Semarang tersebut merupakanbagian dari komitmen Mirae Asset untuk memberikan edukasi investasikepada masyarakat secara luas, khususnya di wilayah Semarang dan Jawa Tengah.

Acara Grand Launching Mirae Asset Community Center Semarang itudihadiri oleh Kepala Sub Bagian Badan Usaha Milik Daerah BidangKeuangan Jawa Tengah Jarot Mulyawan, Deputi Direktur PengawasanLembaga Jasa Keuangan 1 Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa TengahBayu Koerniawan, dan Kepala Kantor Perwaklian Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqi El Fuad.

Dari Mirae Asset, turut hadir Direktur Tomi Taufan, Head of Marketing Leo Nara Wirendra, Head of Corporate Secretary Jeongmin Lee, dan Senior Area Manager Nur Widyatmoko. (*)