in

Dubes AS Datang Bahas Pertukaran Mahasiswa UIN Walisongo ke Amerika

Berkunjung ke UIN Walisongo, Dubes AS ini mengaku seperti pulang ke rumah sendiri.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Mr. Sung Y. Kim, berkunjung di UIN Walisongo Semarang, Kamis (13/10/2022). (foto dok. humas uin walisongo)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Mr. Sung Y. Kim, berkunjung di UIN Walisongo Semarang, Kamis (13/10/2022). Dia menyapa mahasiswa di American Corner UIN Walisongo dalam acara kuliah umum bertajuk “Public Lecture The U.S. Indonesia Strategic Partnership”.

Dia mengungkapkan kesan saat berkunjung di American Corner UIN Walisongo serasa pulang kampung halaman sendiri. “Saya berkunjung ke sini seperti pulang ke rumah saya sendiri. Sangat menarik dan fasilitas lengkap. Mahasiswa di sini harus memanfaatkannya,” ungkap Diplomat senior yang juga menjabat sebagai utusan khusus Amerika untuk Republik Korea Utara ini.

Kim menjelaskan, sedikitnya ada lima aspek kemitraan Amerika-Indonesia. Aspek-aspek ini sangat strategis, salah satunya bersinggungan langsung dengan dunia pendidikan seperti UIN Walisongo dan American Corner. Mahasiswa UIN Walisongo Semarang berpeluang besar untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke Amerika Serikat.

“Dari kelima aspek yang paling disoroti adalah pertukaran mahasiswa Indonesia ke Amerika dan sebaliknya,” katanya.

Dubes Kim mengapresiasi mahasiswa Indonesia yang aktif mengembangkan keilmuan. “Mahasiswa Indonesia sebenarnya banyak yang berkeinginan untuk mengembangkan keilmuan di Amerika akan tetapi banyak yang belum mendapatkan informasi lengkap,” katanya.

BACA JUGA: Dosen UIN Walisongo yang Terima Suap Punya Pesantren, Santrinya jadi Saksi Sidang

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Imam Taufiq, M Ag., mengharapkan dengan hadirnya Dubes Kim akan muncul kerja sama di berbagai bidang, khususnya pengembangan sumber daya manusia dan keilmuan.

“Kami berharap mahasiswa agar berkesinambungan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan visi unity of sciencies, kampus kemanusiaan dan peradaban,” katanya. (*)