in

Download Musik dan Sound untuk Project Video YouTube dan Facebook

Sebelum Memakai Music/Sound untuk Video

Nomor 1. Gunakan free royalty music/sound.

Apa yang terjadi kalau sembarangan pakai music/sound untuk video?

Resikonya hanya 2. Video kamu bisa di-banned dari YouTube (atau dapat komplain), atau tidak disukai penonton.

Kalau sekarang kamu pakai musik yang nggak free, dan merasa aman, bisa jadi besok video kamu kena banned. Lebih aman dan nyaman kalau pakai musik yang nggak melanggar royalty. Kecuali, kamu selalu memproduksi musik sendiri.

YouTube bisa mendeteksi kesamaan rangkaian nada atau potongan lagu. Logikanya simple: dari suara dijadikan nada, kemudian rangkaian nada ini dicocokkan dengan apa yang ada di database YouTube. Itu sebabnya, YouTube dengan mudah bisa mengetahui, di dalam video ini ada musik apa.

Selain itu, pastikan musik kamu sesuai dengan project video yang sedang kamu kerjakan. Jangan abaikan peran musik dalam video. Hampir semua video viral, memiliki kualitas musik bagus dan pas dengan videonya.

Musik memiliki tingkatan viral tertinggi di YouTube. Itu berarti, orang sangat memperhatikan musik. Singkatnya, pilih musik yang tepat.


Ukuran Musik dalam Video yang Disukai Pengunjung

Musik yang tepat bisa diukur dari beberapa hal:

  1. Mood. Suasana sad (sedih) dan happy (bahagia) tentu berbeda.
  2. Theme. Video yang bagus, memiliki theme. Contoh theme: wedding, sport, travel, dll. Kalau suasana wedding dikasih sport, tentu kurang pas.
  3. Penempatan. Masukkan elemen musik di pengambilan video yang tepat. Misalnya, apakah transition memerlukan sound? Apakah harus ada suara ketawa di adegan ini? Artinya, kamu bisa memakai sound dan harus menempatkan dengan pas. Termasuk suara ambient (suara latar), misalnya dalam wawancara, jika sudah mengambil keputusan untuk memakai suara ambient, tempatkan dengan pas. Kapan, seberapa tinggi volumenya, dan mulai/selesai di mana.
  4. BPM. Beat per minute. BPM itu hitungan detak per menit. Kalau musiknya memakai tempo slow, BPM berada di angka 0-79 bpm. Pilih yang sesuai detak jantung. Kalau kamu ingin orang berdebar-debar, gunakan bpm tinggi. Kalau ingin mereka relaks, cari bpm rendah.

GetSongBPM

Get Song bpm bisa mencari bpm dari suatu musik mp3 dengan mudah. Misalnya, saya mencari lagu Liwung yang dinyanyikan Nella Kharisma, hasilnya seperti ini:

GetSongBPM bisa mencari beat per minute suatu lagu mp3. Misalnya, lagu Liwung yang dinyanyikan Nella Kharisma, terlihat memiliki 136 bpm. (Photo: GetSongBPM.com)

Tanpa mendengarkan, kita bisa menebak, bahwa lagu ini memiliki tempo dan mood cepat. Penilaian bisa berbeda-beda, namun lagu memiliki unsur yang dapat dihitung dengan alat. Bukan sekadar dengan telinga manusia. YouTube bekerja dengan algoritma dan perhitungan matematis, sedangkan penonton menikmati video/music berdasarkan mood dan theme yang ada. Pertimbangkan BPM sebelum memilih music/sound untuk video kamu.


Penyedia Music/Sound Bebas Royalti untuk Video YouTube dan Facebook

Pond5

Pond5 menyediakan stock video footage, music, dan sound. Pencarian bisa berdasarkan harga. Kalau mau gratisan, atur harga ke nol dolar. Durasi bisa diatur. Yang paling menarik, Pond5 tahu kebutuhan pemakai yang mencari musik berdasarkan bpm (beat per minute). Music slow, berada di kisaran 0-79. Selain itu, bisa dicari berdasarkan mood dan genre, serta filter tambahan.

Facebook Studio Creator

 

 

Buka Facebook Creator Studio, kemudian login Facebook (jika belum). Setelah login, klik “Fitur Kreatif” dan pilih “Koleksi Audio”. Di situ ada “track” dan “efek suara” yang bisa kamu pakai.

Hasilnya, seperti ini:

Ini bisa kamu pakai untuk project video di halaman, live streaming, dll. Sesuaikan kebutuhan.

Audio Library – Music for Content Creator

Recommended sekali. Koleksinya keren. Channel ini memang untuk menyediakan musik bagi content creator. Playlist dibuat berdasarkan genre dan kebutuhan.

Ben Sound

Akustik, cinematic, corporate, elektronik, urban, rock, dll.

Untuk pemakaian free license, musik dari BenSound menerapkan peraturan ini. Tidak boleh diklaim. Tidak boleh diregister ke website lain. Dilarang memakai untuk podcast atau audio book. Tidak boleh dipakai untuk remix. Boleh dipakai untuk video Facebook tetapi dilarang kamu register ke Facebook Right Manager.

Koleksi BenSound lumayan mantap untuk kebutuhan video project.

MixKit

MixKit mudah dicari berdasarkan genre, mood, dan tag. Selain itu, terdapat free stock video. Ada juga template yang bisa dipakai di Adobe Premiere Pro, After Effects, Final Cut Pro, dan DaVinci Resolve. Tidak lupa, free stock photo yang bisa menjadi inspirasi untuk cover. Selain music dan sound, MixKit menyediakan sound untuk transisi, walaupun tidak lengkap.

TakeTones

Koleksinya, lumayan oke. Update setiap bulan. Untuk tipe penggunaan sesuai kebutuhan: advertising, weddong, sport, vlog, travel, dokumenter, dan ramah-anak.

Hook Sounds


Memiliki tags dan mood yang memudahkan untuk memilih.

Free Music Archive

Free Music Archive (FMA) punya slogan, “It’s not just free music; it’s good music.”. Ini bukan sekadar musik gratisan; ini musik bagus. Bisa difilter berdasarkan genre. Terdiri dari 200 kurator dan 818 netlabels.

Selamat berburu dan mengerjakan project video kamu. [dm]

Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, konsultan media, tinggal di Rembang dan Semarang.