in

Dirjen HKI Kemenkumham Belum Siap Ajukan Jawaban Gugatan soal Nyonya Meneer

SEMARANG (jatengtoday.com) – Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham RI menyatakan belum siap memberikan jawaban atas gugatan yang diajukan mantan Direktur PT Perindustrian Nyonya Meneer, Charles Saerang.

Gugatan yang diajukan di Pengadilan Niaga (PN) Semarang tersebut berkaitan dengan penggunaan potret atau foto Lauw Ping Nio (Nyonya Meneer) dalam produk minyak telon yang dipasarkan PT Bhumi Empon Mustiko (BEM).

Dalam hal ini, Dirjen HKI dijadikan sebagai Turut Tergugat II karena selama ini dianggap telah abai. Penggugat berpendapat seharusnya Dirjen HKI tidak mengizinkan penggunaan foto Nyonya Meneer oleh PT BEM.

Sehingga, Penggugat melalui kuasa hukumnya, Alvares Guarino Lulan, meminta Majelis Hakim supaya memerintahkan Dirjen HKI agar tidak mengabulkan segala proses izin hak cipta yang diajukan pihak Tergugat.

Namun, pada sidang lanjutan yang berlangsung Selasa (23/6/2020) sore, Dirjen HKI mengaku mengaku belum mempersiapkan jawaban gugatan. Oleh karena itu ia meminta perpanjangan waktu satu minggu lagi.

Ketua Majelis Hakim, M Yusuf pun akhirnya mengabulkan permintaan tersebut. “Kita sepakati, karena Turut Tergugat II belum siap, maka sidang ditunda pekan depan,” ujarnya.

Adapun dua pihak lainnya telah siap dan memberikan berkas jawaban gugatan dalam persidangan. Keduanya adalah PT BEM selaku Tergugat serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai Turut Tergugat I. (*)

 

editor: ricky fitriyanto 

 

Baihaqi Annizar