in

Bocah Terseret Arus 22 Kilometer di Sungai Serayu Ditemukan Meninggal

BANJARNEGARA (jatengtoday.com) – Seorang bocah berinisial RDT (10), warga Desa Klampok RT 1 RW 6, Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang terseret arus di Sungai Serayu ditemukan meninggal.

Korban hilang di Sungai Serayu sejak Selasa (14/4/2020). Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal, Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Awalnya pada Selasa (14/4/2020), pukul 16.00 WIB, korban ikut kakeknya pergi ke kebun. Kemudian korban bermain di tepi Sungai Serayu. Diduga, korban terpeleset dan jatuh ke sungai hingga tenggelam terseret arus,” kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Kamis (16/4/2020).

Pihaknya menerjunkan tim dari Basarnas Pos SAR Wonosobo untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan disertai peralatan SAR air lengkap. Pencarian dilakukan dengan menggunakan metode penyisiran susur sungai menggunakan perahu karet dari TKP ke arah barat.

“Upaya pencarian tim SAR gabungan selama 3 hari akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di Desa Pelana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, jarak dari TKP kurang lebih 22 kilometer,” terangnya.

Koordinator Basarnas Pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal mengatakan, saat proses pencarian, kondisi kedalaman Sungai Serayu kurang lebih 1,5 meter dan lebar 10 meter.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal. Kami langsung melakukan evakuasi untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Emanuel Klampok Kabupaten Banjarnegara,” ujarnya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto

 

Abdul Mughis