SEMARANG (jatengtoday.com) – Keluarga Besar Sekolah Nasima menyalurkan donasi untuk warga terdampak bencana di berbagai provinsi di Indonesia. Yakni di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Papua.
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Nasima Dr Indarti mengatakan, total donasi yang terkumpul sebanyak Rp74,170 juta. “Ini murni bantuan dari anak-anak Nasima,” ujarnya.
Donasi tersebut didistribusikan dalam dua tahap. Pertama untuk korban bencana di Kota Semarang dan sekitarnya yang sudah dilakukan secara langsung beberapa waktu lalu.
Kemudian, tahap kedua ini, Kamis (25/3/2021) diserahkan ke empat provinsi di Indonesia melalui mitra Sekolah Nasima, seperti Fatayat NU dan LP Ma’arif NU di provinsi tersebut.
“Seperti LP Ma’arif itu kan membawahi lembaga-lembaga pendidikan. Banyak sekolah di sana yang terdampak bencana. Nantinya mereka yang menyalurkan bantuan ke yang terdampak,” jelas Indarti.
Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh keluarga Nasima. “Momen ini kami jadikan pembelajaran bagi anak-anak supaya menekankan sikap kepedulian dan empati,” ungkapnya.
Pihak Nasima menyadari bahwa donasi yang diberikan tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan korban bencana. Namun, ia berharap semoga bisa sedikit meringankan beban mereka.
Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat Asis Nota mengatakan, kondisi pasca bencana gempa di Sulbar cukup memprihatinkan. Korban sangat membutuhkan bantuan dari para dermawan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan Sekolah Nasima sangat bermanfaat. “Terima kasih atas perhatiannya, sudah mau membantu kami,” ucapnya.
Perwakilan dari Provinsi Papua Rasyid Tumenggung Mayang menjelaskan bahwa beberapa daerah di Papua terdampak musibah banjir. Bencana tersebut cukup memakan korban.
“Kami sangat berterima kasih kepada Sekolah Nasima atas bantuan yang diberikan,” pungkasnya. (*)
editor: ricky fitriyanto