SEMARANG (jatengtoday.com) – Saat menyerahkan bantuan Rp 500 juta untuk mengembangkan Masjid dan Makam Syekh Hussen Jumadil Kubro, Semarang, Jumat (28/9/2018), bangsawan Malaysia bercerita terkait nama besar Syekh Hussen Jumadil Kubro di Negeri Kelantan.
Yang Mulia Raja Mohamad Amin ibni Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar, melalui Dato Seri Bagong Hisam Ahmad menjelaskan, pihaknya sengaja ingin menjalin silaturahmi dengan warga Semarang, terutama dengan pengurus Masjid dan Makam Syekh Jumadil Kubra. Karena itu, mereka tidak segan-segan berkunjung ke Semarang, sekaligus menjajaki leluhur.
“Karena raja-raja pemerintah di Malaysia, ada keturunan daripada Syekh Hussen Jumadil Kubro. Di museum Malaysia, ada skrip yang menerangkan bahwa Syekh Hussen Jumadil Kubro merupakan raja sakti yang pertama,” paparnya.
Karena itu, dia berharap silaturahmi bisa terus terjaga. Salah satunya dengan membentuk Yayasan Kesultanan Raja Sakti At Thomim Al Akbar Syekh Hussen Jumadil Kubro.
Sementara itu, Pembina Yayasan Makam Syekh Hussen Jumadil Kubro Semarang, Fajar Purwoto mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan bangsawan Malaysia.
Dia berharap, yayasan yang dibentuk bareng Bangsawan Malaysia ini bisa bermanfaat. Bahkan Fajar punya obsesi membentuk pondok pesantren. “Dengan terbentuknya yayasan ini, kami pengin ada semacam pendidikan di sini,” terangnya. (*)
editor : ricky fitriyanto