DEMAK (jatengtoday.com) – Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) melaksanakan visitasi akreditasi di SD Negeri Bintoro 5 Demak. Selama dua hari, dua asesor dari Kabupaten Grobogan, Slamet Iryanto dan Pudji Lestari melakukan penilaian, (30/8/2022).
Kedua asesor melakukan evaluasi menggunakan instrumen IASP 2020 secara daring atau online. Adapun unsur penilaian meliputi mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta mutu manajemen sekolah.
Selama visitasi, turut hadir mendampingi Kepala SD Negeri Bintoro 5 Demak H Kingkin Purwoko dan jajaran guru,Ketua Komite SD Negeri Bintoro 5 Demak H Wakijo serta Kepala Korwil Bidang Dikbud Kecamatan Demak Hj Noor Sulistyawati.
“Ada 36 instrumen penggalian data kami lakukan melalui wawancara, kelengkapan dokumen, angket, serta penelusuran menggunakan video secara langsung untuk mengetahui sejauh mana sekolah atau institusi memenuhi keempat standar unsur penilaian,” kata Slamet Iryanto.
Meski secara etik hasil visitasi tak disampaikan, menurut Iryanto bisa dilihat dari kepercayaan atau anemo masyarakat yang berlomba mendaftarkan putera-puterinya di SD Negeri Bintoro 5. Di samping deretan prestasi telah diraih, serta kualitas kelulusan para alumni.
Pudji Lestari menambahkan, hendaknya semangat memberikan yang terbaik tidak selesai hanya pada penilaian tapi berlanjut pada keseharian.
“Setiap hari harus meningkat. Terlebih guru SD Negeri Bintoro 5 masih muda-muda, sehingga perlu pengembangan profesi secara berkelanjutan,” tuturnya.
Disebutkan, masa pengabdian masih panjang. Sehingga update ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan pada siswa.
“Saya lihat ada karawitan, bisa diaktifkan lagi agar prestasi belajar siswa lebih baik dalam mengekspresikan diri dan berkreasi,” imbuhnya.
Mengenai visitasi akreditasi oleh BAN S/M tersebut, Kingkin Purwoko komitmen, melaksanakan masukan, bimbingan dan saran diberikan kedua asesor. Sehingga akreditasi A berhasil diraih lagi.
“Ibarat benih padi yang telah ditebar, kami akan menjaga, merawat, memupuk, menyiram juga menyianginya. Agar tanaman padi yang tumbuh membuahkan bulir-bulir berkualitas pada masa panen mendatang,” tandasnya. (*)