in

Aniaya 2 Anggota LBH Ansor, 4 Orang Resmi Ditetapkan Tersangka

SEMARANG (jatengtoday.com) – Polisi mengusut kasus dugaan penganiayaan terhadap Mufidi (38), dan Jumhadi (38) di Kabupaten Pemalang. Kedua korban merupakan anggota LBH Ansor.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat menuju TKP pasca menerima laporan dari masyarakat.

“Kami amankan empat pelaku tindak pidana penganiayaan beserta barang bukti. Sekarang sudah resmi jadi tersangka,” ujar Kapolres melalui Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Minggu (1/10/2020).

Keempat tersangka itu adalah C (88), R (70), S (68), dan M (65). Mereka warga Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Menurutnya, kejadian bermula saat korban Mufidi sebagai mandor akan mengecek empat anak buahnya yang bekerja membersihkan lahan milik Rois Faisal.

“Setelah korban datang dan masih berada di atas motornya, para pelaku mendorong dan melakukan pemukulan hingga korban terjatuh,” katanya.

Tersangka R mencekik dan menendang korban Mufidi. Akibatnya, korban Mufidi mengalami luka robek pada kepala dan luka memar. Setelah dirawat di Puskesmas Petarukan, korban M dirujuk ke Rumah Sakit di Pemalang.

Bersamaan dengan kejadian tersebut, tersangka S dan M juga melakukan penganiayaan terhadap korban Jumhadi yang merupakan anak buah Mufidi. Tersangka C memukul Jumhadi menggunakan senjata tajam.

Bahkan, korban hingga terjatuh dan diikat dengan senar plastik. “Korban Jumhadi mengalami luka memar dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Petarukan, Pemalang,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, diduga korban dan rekan-rekannya dianggap merusak tanaman para pelaku yang ditanam di atas lahan milik Rois Faisal.

Atas perbuatannya, tersangka C dan R dijerat pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 1e dan 2e dengan ancaman hukuman selama sembilan tahun penjara. Sedangkan tersangka M dan S dijerat pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 1e dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*)

 

editor: ricky fitriyanto