in

Anggota Satpol PP Kota Semarang yang Gelapkan Iuran BPJS Sudah Meninggal Dunia

Mantan anggota Satpol PP Kota Semarang itu meninggal setengah bulan yang lalu.

Ilustrasi korupsi (antara/ho)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Mantan anggota Satpol PP Kota Semarang berinisial LK yang diduga menggelapkan dana iuran BPJS di tempat kerjanya ternyata sudah meninggal.


Kabar meninggalnya LK dibernarkan oleh mantan atasannya yakni Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.

“Sdh sedo (sudah meninggal), setengah bulan yg lalu,” jawab Fajar saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (5/8/2022).

LK yang sempat ramai diberitakan karena menggelapkan dana BPJS untuk kepentingan judi online tersebut meninggal sebelum kasusnya diadili.

Fajar sendiri tidak mengetahui secara pasti tindak lanjut penanganan kasus tersebut karena yang mengusut adalah Polrestabes Semarang.

Namun, sebelum kasus ini diserahkan ke kepolisian, Satpol PP Kota Semarang sudah melakukan pemeriksaan internal.

Pemeriksaan itu dilakukan usai Satpol PP Kota Semarang pada September 2021 lalu mendapatkan surat peringatan dari BPJS karena belum melakukan penyetoran iuran. Padahal, seharusnya iuran sudah terbayar.

Berdasarkan pemeriksaan internal yang sudah dilakukan terungkap bahwa LK sengaja memalsukan bukti setoran BPJS ke Bendahara Pengeluaran Satpol PP.

Yang digelapkan adalah dana iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk 177 non ASN yang bekerja di Satpol PP Kota Semarang. Nilai yang digelapkan mencapai Rp688 juta. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.