in

AECItrue Gelar Workshop Seni Grafis Manual di Kota Lama Semarang

Wokshop seni grafis ini merupakan bagian dari pre-event Bodjongweg Culture Festival.

Mahasiswa sedang mengikuti workshop seni grafis manual di Kota Lama Semarang. (baihaqi/jatengtpday.com)
Mahasiswa sedang mengikuti workshop seni grafis manual di Kota Lama Semarang. (baihaqi/jatengtpday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Organisasi seni budaya AECItrue menggelar workshop seni grafis manual di Rumah Popo, Kota Lama Semarang, Jumat (21/6/2024). Workshop tersebut diikuti anak-anak hingga mahasiswa.

Para peserta membawa peralatan sendiri seperti gunting, pensil, bolpoint, dan koran bekas. Mereka membuat pola grafis di atas alumunium bekas minuman kotak, styrofoam, atau kardus.

Pola tersebut dijadikan cetakan untuk menciptakan karya seni grafis. Salah satu ciri khas dari seni grafis adalah kemampuannya untuk menghasilkan karya yang sama berkali-kali.

Salah satu peserta workshop, Chanifatul Laili Sendari mengaku senang bisa belajar seni grafis manual. Ia membuat pola gambar Winnie-the-Pooh di atas styrofoam.

“Tadi sempat kesulitan pas mbuat pola, tapi akhirnya selesai. Jadi punya kepuasan sendiri,” ujar mahasiswi prodi PGSD Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini.

Selain mahasiswa, terdapat anak berusia enam tahun yang ikut workshop seni rupa. “Tadi membuat pola mobil,” ucap Gavriel Edgar. Dia memang mempunyai minat khusus pada hal berbau seni.

Pembina AECItrue, Muchammad Handoyo Salafi a.k.a Ridho menjelaskan, workshop seni grafis ini merupakan bagian dari pre-event Bodjongweg Culture Festival bertema “Bermain dan Mempermainkan Seni”.

Rangkaian kegiatan festival ini meliputi workshop pra-event, nonton film/video art, mendongeng, bermusik lagu anak, workshop studio, permainan tradisional, perlombaan, dan diskusi.

Juga pameran arsip workshop AECItrue, karya instalasi kardus bekas dari SMKN4 Semarang, instalasi tong Upgris, karya seni rupa seniman, pameran arsip mitra, karya seni Klub Merby, hingga 500 karya kanvas mahasiswa.

Ridho menjelaskan, AECItrue merupakan singkatan dari Art, Education, Collective, Industry. Di akhir ada penegasan “true” yang berarti kebenaran.

AECItrue adalah format baru dari perjalanan panjang gerakan seni rupa mahasiwa Unnes bernama KtoK (Kos To Kos) Project, kemudian menjadi organisasi seni budaya BYAR Creative Industry. (*) 

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar